https://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/issue/feedAl-Fatih: Jurnal Studi Islam2026-03-14T20:03:45+07:00Ahmad Aziz Fuadicenter@staimaarif.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Al-Fatih: Jurnal Studi Islam </strong>adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (P3M) STAI Ma’arif Kendal Ngawi yang terbit setiap enam bulan sekali atau terbit dua kali dalam satu tahun. Fokus Al-Fatih: Jurnal Studi Islam adalah pada Kajian Keislaman (Pemikiran Islam, Pendidikan Islam, Hukum Islam, Hukum Ekonomi Syariah, dan Sosial-Politik Islam). Jurnal ini telah memiliki P-ISSN: 2354-8576 | Online ISSN (e-ISSN): 0000-0000</p>https://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/266Integration of Indonesian Local Culture in the Development of Contextual Muhadatsah Materials2026-02-08T21:33:20+07:00ahmad aziz fuadifuadiaaf@gmail.comdul saiindulsaiinmpd@gmail.com<p>Latar belakang penelitian ini adalah perlunya inovasi pembelajaran Bahasa Arab agar lebih kontekstual dan bermakna bagi mahasiswa. Penelitian bertujuan mendeskripsikan integrasi budaya lokal dalam pengembangan materi muhadatsah (percakapan) kontekstual pada mahasiswa semester 5 Program Studi PBA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sembilan tradisi adat Jawa (Slametan, Tingkeban, Siraman, Midodareni, Panggih, Tedhak Siten, Ruwatan, Sadranan, Wayang Kulit) diintegrasikan sebagai tema dialog dalam mata kuliah Muhadatsah. Data utama berupa hasil wawancara dengan mahasiswa setelah implementasi, dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal membuat pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan mahasiswa. Mahasiswa lebih termotivasi dan aktif berbicara karena topik percakapan dekat dengan pengalaman budaya mereka. Integrasi ini juga menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut bahan ajar muhadatsah berbasis budaya lokal sebagai strategi pembelajaran kontekstual di perguruan tinggi.*</p>2025-07-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islamhttps://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/286MANAJEMEN MUTU KURIKULUM TERPADU BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SISWA MA AL-IKHLAS PLAOSAN MAGETAN2026-03-06T09:49:53+07:00Shinta Khurniawatishintakhurnia10@gmail.comNur Hasan Fauzihassanfauzi85@gmail.comMuhammad Muhyidinmuhyiddinmuhammad64@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen mutu kurikulum terpadu pada Madrasah Aliyah (MA) berbasis pondok pesantren dalam meningkatkan kualitas siswa, dengan fokus pada MA Al-Ikhlas Plaosan Magetan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan integrasi kurikulum nasional dari Kementerian Agama dengan kurikulum pesantren yang bersifat tradisional dan berbasis keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap kepala madrasah, pengasuh pondok pesantren, dan sejumlah wakil kepala madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen kurikulum terpadu di MA Al-Ikhlas Plaosan Magetan merupakan upaya strategis untuk menggabungkan nilai-nilai keilmuan klasik dengan tuntutan pendidikan nasional. Kurikulum dilaksanakan dalam bentuk kegiatan pembelajaran 24 jam yang menggabungkan kegiatan akademik, tahfidz Al-Qur'an, kajian kitab klasik, serta pembentukan karakter santri. Meskipun demikian, integrasi kurikulum ini menghadapi beberapa tantangan, seperti beban pembelajaran yang tinggi, sistem penilaian yang kompleks, serta kurangnya koordinasi antara pihak madrasah dan pesantren. Namun melalui manajemen yang terstruktur—meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang berkelanjutan—lembaga mampu menjaga mutu pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa mengesampingkan akar tradisi keislaman. Kurikulum terpadu ini berhasil mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi keagamaan yang kuat, tetapi juga mampu bersaing secara akademik dalam masyarakat modern</em>.</p>2025-12-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islamhttps://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/273Pendidikan Akhlaq Siswa Kelas VI melalui Pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’allim di MI Al-Ihsan Karas Magetan2026-03-04T07:47:50+07:00Akbar Aisya Billahakbarbillah15@gmail.com<p><em>Pendidikan akhlak di madrasah ibtidaiyah menuntut strategi pedagogis yang tidak hanya kognitif, tetapi juga menumbuhkan adab sebagai kebiasaan moral yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pendidikan akhlak siswa kelas VI melalui pembelajaran Kitab Ta’lim Muta’allim di MI Al-Ihsan Karasa, mencakup perencanaan, pelaksanaan, internalisasi nilai, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan pihak madrasah, serta studi dokumentasi kultur madrasah. Analisis data dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Ta’lim Muta’allim efektif sebagai kerangka adab belajar melalui penguatan niat, penghormatan kepada guru, disiplin, pengendalian diri, dan etika pergaulan; efektivitas meningkat saat nilai kitab diintegrasikan ke rutinitas kelas, keteladanan guru, serta evaluasi reflektif. Temuan menegaskan pentingnya desain pembelajaran berbasis adab untuk membangun akhlak siswa secara konsisten dalam ekosistem madrasah.</em></p>2025-12-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islamhttps://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/305Penguatan Budaya Sekolah Dalam Membentuk Sikap Religious Peserta Didik (Study Multikasus Di MIN 16 Magetan Dan MI Al-Fattah Temboro Magetan)2026-03-14T20:03:45+07:00Aulia Irfianairfianaaulia@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan budaya sekolah dalam membentuk karakter religius dan kesantunan peserta didik di MIN 16 Magetan dan MI Al-Fattah Temboro. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program yang terintegrasi dalam budaya madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan karakter dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan ibadah berjamaah, internalisasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, penerapan budaya Senyum, Sapa, Salam (S3), penggunaan bahasa santun, serta penguatan kegiatan keagamaan dan sosial seperti Jumat Sedekah. Keteladanan pendidik berperan sentral sebagai model perilaku religius dan santun, diperkuat dengan sistem pengawasan, pendampingan, serta pemberian penguatan positif secara proporsional. Sinergi antara madrasah dan orang tua menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi, meskipun terdapat kendala yang bersumber dari latar belakang keluarga dan lingkungan pergaulan peserta didik. Secara keseluruhan, penguatan budaya sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang teraktualisasi dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara berkelanjutan. </em></p>2025-12-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islamhttps://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/257PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO BERBASIS KINEMASTER PADA PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA UNTUK SISWA MI2025-12-10T18:13:51+07:00iska Anintyawatianintyawati@unisnu.ac.id<p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This study aims to develop a learning video based on the Kinemaster application which is a form of audio-visual learning media and can be used to support learning in the Independent Curriculum. This study uses the Research and Development (RnD) research method with the ADDIE model which includes the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The study population was students of MI Serangrejo, Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. The validation results showed that the Kinemaster-based learning video obtained an average score of 90% from media experts and 90% from material experts, both of which were in the Very Feasible category. Implementation on 25 students showed a positive response, with the category of "Very Feasible" at 43.75% and "Feasible" at 40.63%, and there were no responses stating that the media was not feasible. Overall, the Kinemaster-based learning video was declared feasible and interesting to be used in learning in the Independent Curriculum for MI students.</em></p> <p><strong>Keywords: </strong><em>learning media; kinemaster app; independent curriculum</em></p>2025-12-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islamhttps://ejurnal.staimaarif.ac.id/index.php/alfatih/article/view/288STRATEGI PROMOSI LEMBAGA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK MASYARAKAT (Studi Pada Yayasan Nurul Falah Poncol Magetan)2026-03-06T09:54:35+07:00ulfa ulinuhaUlfachulin47@gmail.com<p>This study aims to analyze the promotional strategies implemented by Yayasan Nurul Falah Poncol in enhancing public interest. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews with the foundation chairman, school principals, teachers, and the student admission committee, as well as documentation and observation of promotional media. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing using an interactive analysis model.</p> <p>The findings reveal that the promotional strategies include print media promotion, utilization of social media, word-of-mouth marketing, participation in social and religious activities, and strengthening the branding of flagship programs such as the 30 Juz Tahfidz program and the study of Alfiyah Ibn Malik. These strategies have contributed to increased public awareness, strengthened trust, improved institutional image, and a rise in student enrollment each academic year. Based on the 7P marketing mix theory, the effectiveness of the promotional strategy is supported by the synergy among product quality, human resources, service processes, and physical evidence. Therefore, an integrated promotional strategy has proven effective in increasing public interest and attractiveness toward Islamic educational institutions.</p> <p> </p>2025-12-11T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al-Fatih: Jurnal Studi Islam