Integration of Indonesian Local Culture in the Development of Contextual Muhadatsah Materials

Integrasi Budaya Lokal Indonesia dalam Pengembangan Materi Muhadatsah Kontekstual

Authors

  • ahmad aziz fuadi Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Kendal Ngawi
  • dul saiin Sekolah Tinggi Agama Islam Ma'arif Kendal Ngawi

Keywords:

Budaya Lokal, Muhadatsah, Pembelajaran Kontekstual, Budaya Jawa, Pendidikan Bahasa Arab

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah perlunya inovasi pembelajaran Bahasa Arab agar lebih kontekstual dan bermakna bagi mahasiswa. Penelitian bertujuan mendeskripsikan integrasi budaya lokal dalam pengembangan materi muhadatsah (percakapan) kontekstual pada mahasiswa semester 5 Program Studi PBA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sembilan tradisi adat Jawa (Slametan, Tingkeban, Siraman, Midodareni, Panggih, Tedhak Siten, Ruwatan, Sadranan, Wayang Kulit) diintegrasikan sebagai tema dialog dalam mata kuliah Muhadatsah. Data utama berupa hasil wawancara dengan mahasiswa setelah implementasi, dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal membuat pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, dan relevan dengan kehidupan mahasiswa. Mahasiswa lebih termotivasi dan aktif berbicara karena topik percakapan dekat dengan pengalaman budaya mereka. Integrasi ini juga menumbuhkan apresiasi terhadap kearifan lokal dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini merekomendasikan pengembangan lebih lanjut bahan ajar muhadatsah berbasis budaya lokal sebagai strategi pembelajaran kontekstual di perguruan tinggi.*

References

Aini, N., Jannah, S., & Safitri, K. (2021). Model pembelajaran kontekstual sebagai strategi pembelajaran Bahasa Arab. Prosiding Konferensi Nasional Bahasa Arab, 272–286.

Alam, A. P., & Asyrofi, I. (2023). Analisis metode pembelajaran Muhadatsah yaumiyyah dalam upaya meningkatkan maharah al-kalam santri. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 5833–5839.

Alghazali, M. (2018). Pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Jakarta: Kencana.

Fathoni, F. (2024). Pengembangan materi ajar Bahasa Arab berbasis budaya lokal untuk meningkatkan motivasi belajar. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 11(1), 1152–1165.

Fuadi, A. A. (2025). Design of an Arabic Learner Text Corpus for STAI Ma’arif Kendal Ngawi Students to Support Data Driven Learning Material Development. Al-Fatih: Jurnal Studi Islam, 13(01), 68-79.

Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). New York: Teachers College Press.

Geertz, C. (1960). The Religion of Java. Chicago: University of Chicago Press.

Handayani, E. W., Simangunsong, D. D., Marbun, L. I. F., Damanik, S. V., & Sirai, D. N. M. (2025). Pengaruh pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis budaya lokal terhadap minat belajar taruna/i Politeknik Penerbangan Medan. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 5558–5562.

Harisatunisa, H., & Sauqi, C. (2023). Implementasi pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal Penginyongan. Jurnal Kependidikan, 11(2), 211–225.

Hasan, L. M. U., Agustin, D. N., & Aziz, M. T. (2024). Memperkuat identitas budaya melalui pengajaran Bahasa Arab dalam konteks lokal di Desa Klatakan, Situbondo. Bisma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 191–202.

Hatima, Y. (2025). Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan karakter siswa sekolah dasar. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(3), 24–39.

Islami, D. (2022). Peranan kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 1(2), 123–130.

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di sekolah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 3(2), 155–164.

Johnson, E. B. (2002). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Thousand Oaks, CA: Corwin Press.

Krashen, S. D. (1981). Second Language Acquisition and Second Language Learning. Oxford: Pergamon Press.

Laubaha, S. A., Otaya, L. G., Yasin, Z., Hula, I. R. N., Hairuddin, & Adam, M. Z. (2024). Pengembangan bahan ajar mah?ratul kal?m berbasis kearifan lokal Provinsi Gorontalo. Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 7(1), 459–480.

Marlius, Y., Bambang, B., & Wirman, M. (2021). The efforts to improve students’ Arabic speaking skills through language environment activation: A phenomenological study. Al-Ta’rib: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, 9(1), 35–48.

Misriani, A., Cintari, S., & Zulyani, N. (2023). Urgensi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9), 7131–7136.

Nunan, D. (2004). Task-Based Language Teaching. Cambridge: Cambridge University Press.

Nurmiati. (2023). Integrasi budaya dalam pembelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri Palopo (Disertasi). UIN Alauddin Makassar.

Rahayu, D., & Ruruk, S. (2024). Pengaruh pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal terhadap kecintaan siswa pada budaya daerah Toraja. Mataallo: Masyarakat Peneliti Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 8–14.

Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2001). Approaches and Methods in Language Teaching (2nd ed.). Cambridge: Cambridge University Press.

Romadhon, N. F. (2021, November 3). Bagaimana menyikapi budaya yang bertentangan dengan syariat? Muhammadiyah.or.id.

Supriyono, S. (2018). Pendidikan berbasis kearifan lokal. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wahyuningsih, S., & Muslimin, M. (2025). Pembelajaran Bahasa Arab berbasis kearifan budaya lokal Bima pada mahasiswa PBA Universitas Muhammadiyah Bima. Al-Af’idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya, 9(1), 581–595.

Published

2025-07-03

Issue

Section

Articles