Pemanfaatan Kebun Sekolah sebagai Laboratorium Hidup dalam Pembelajaran IPA Tematik pada Jenjang Madrasah Ibtidaiyyah
Keywords:
Kebun Sekolah, Laboratorium Hidup, Madrasah Ibtidaiyyah, Pembelajaran IPA TematikAbstract
Pembelajaran IPA tematik di Madrasah Ibtidaiyyah menuntut pengalaman belajar yang konkret dan bermakna agar konsep sains tidak berhenti pada hafalan, melainkan menjadi pengetahuan yang teruji dalam situasi nyata. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pemanfaatan kebun sekolah sebagai laboratorium hidup untuk pembelajaran IPA tematik di MI serta memetakan implikasinya terhadap literasi lingkungan, motivasi belajar, dan hasil belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui telaah dokumen ilmiah (artikel jurnal 2021–2026) dan buku relevan, kemudian dianalisis dengan model interaktif (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil kajian menunjukkan bahwa kebun sekolah efektif sebagai “ruang eksperimen terbuka” yang memungkinkan inkuiri, pengamatan, pencatatan, dan refleksi berbasis konteks; integrasinya ke pembelajaran tematik memperkuat ekoliterasi, menumbuhkan motivasi, serta memfasilitasi variasi media digital pendukung seperti video interaktif, modul, dan augmented reality. Kebaruan kajian ini terletak pada sintesis desain pembelajaran tematik-inkuiratif berbasis kebun yang kompatibel dengan IPAS/Kurikulum Merdeka dan konteks MI, sekaligus menawarkan strategi implementasi dan mitigasi kendala praktis
References
Aisyah, S., dkk. (2025). Penerapan outdoor learning dalam meningkatkan motivasi belajar IPA siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(1), 350–359. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i1.2530
Amreta, M. Y., & Utsman, A. F. (2021). Model pembelajaran kontekstual IPA melalui pendekatan outdoor learning di SDN Sumurjalak 2 Plumpang Tuban. PREMIERE: Journal of Islamic Elementary Education, 2(2), 76–84. https://doi.org/10.51675/jp.v2i2.110
Anggraini, S., & Efendi, N. (2023). Analisis implementasi pemanfaatan lingkungan sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 552–562. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.973
Azhar, N., Mustami, M. K., & Basam, F. (2026). Implementasi media pembelajaran augmented reality pada pembelajaran IPA kelas V SD Inpres Unggulan Puri Taman Sari Makassar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 40–48. https://doi.org/10.24252/jipmi.v8i1.65353
Creswell, J. (2015). Riset Pendidikan (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gustian, R., Jalal, F., & Boeriswati, E. (2022). Improving student's eco-literacy skills through the use of the eco-literacy module. Indonesian Journal of Social Research, 4(3), 178–186. https://doi.org/10.30997/ijsr.v4i3.231
Hermawan, I. M. S., Arjaya, I. B. A., & Diarta, I. M. (2022). BE-RAISE: A blended-learning model based on Balinese local culture to enhance student’s environmental literacy. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 11(4), 552–566. https://doi.org/10.15294/jpii.v11i4.39475
Keraf, A. S. (2014). Filsafat Lingkungan Hidup: Alam sebagai Sebuah Sistem Kehidupan. Yogyakarta: Kanisius.
Kusumawardani, S., & Efendi, N. (2023). Analisis implementasi pemanfaatan lingkungan sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 552–562. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.973
Kusumawardani, S., Parta Santi, A. U., & Pratiwi, D. L. (2022). Pengaruh pemanfaatan alam sekitar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPA di SD. Jurnal Holistika, 6(2), 80–84. https://doi.org/10.24853/holistika.6.2.80-84
Maulana, M. A., Kanzunnudin, M., & Masfuah, S. (2021). Analisis ekoliterasi siswa pada sekolah Adiwiyata di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2601–2610. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1263
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE.
Muhaimin. (2015). Membangun Kecerdasan Ekologis. Bandung: Alfabeta.
Nurhalizah, & Dahlan, Z. (2022). Analisis pemanfaatan alam sekitar dalam pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah. JP2SD (Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar), 10(2), 112–121. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v10i2.19987
Pamela, I. S., & Prasetiawan, F. (2022). Pemanfaatan greenhouse sekolah sebagai sumber belajar pada muatan pelajaran IPA sekolah dasar. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 5(4), 479–490. https://doi.org/10.31538/almada.v5i4.2733
Permata, S. D., & Wibowo, A. (2023). Implementasi penguatan kemampuan ekoliterasi siswa sekolah dasar. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 3(3), 242–252. https://doi.org/10.51574/jrip.v3i3.1179
Prasetyo, K., & Hariyanto. (2018). Pendidikan Lingkungan Indonesia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Putra, N. S., Sukma, H. N., & Setiawan, H. (2021). Level of environmental literacy of students and school community in green open space: Is there any difference between both of them? Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 10(4), 627–634. https://doi.org/10.15294/jpii.v10i4.31083
Safira, A. D., Sarifah, I., & Sekaringtyas, T. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis web Articulate Storyline pada pembelajaran IPA di kelas V sekolah dasar. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(2), 237–253. https://doi.org/10.37478/jpm.v2i2.1109
Sugih, S. N., Maula, L. H., & Nurmeta, I. K. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 599–603. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.952
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supriatna. (2017). Ecopedagogy. Bandung: PT Rosdakarya Offset.
Tania, A. N., Uswatun, D. A., & Sutisnawati, A. (2023). Pengaruh media lagu terhadap kemampuan kognitif siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 625–632. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.975
Undan, A., Wicaksono, L., & Suhandoko, A. D. (2025). Pengaruh pembelajaran kontekstual melalui kebun sekolah berbantuan tradisi Hanop Dayak Uud Danum terhadap hasil belajar dan penguatan karakter peserta didik kelas VI sekolah dasar. VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 16(1), 82–91. https://doi.org/10.31932/ve.v16i1.4573
Uno, H. B., & Mohamad, N. (2013). Belajar dengan Pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.
Wulandari, T., & Mudinillah, A. (2022). Efektivitas penggunaan aplikasi CANVA sebagai media pembelajaran IPA MI/SD. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(1), 102–118. https://doi.org/10.32665/jurmia.v2i1.245
Yonanda, D. A., Supriatna, N., Hakam, K., & Sopandi, W. (2023). The effectiveness of teaching materials of local-wisdom based picture storybooks on the eco-literacy of elementary school students. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 10(1), 143–152. http://dx.doi.org/10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.12558
Zuhriyah, A. (2023). The role of smart education (SE) in supporting digital eco-literacy (DEL). Indonesian Journal of Geography, 55(1), 167–176. https://doi.org/10.22146/ijg.74409
Zulfa, F. N., & Prastowo, A. (2023). Pemanfaatan video interaktif dalam menumbuhkan keaktifan siswa pada pembelajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyyah. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(5), 1833–1841. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.5589



