Penguatan Budaya Sekolah Dalam Membentuk Sikap Religious Peserta Didik (Study Multikasus Di MIN 16 Magetan Dan MI Al-Fattah Temboro Magetan)

Authors

  • Aulia Irfiana STAI MA'ARIF KENDAL NGAWI

Keywords:

budaya sekolah, karakter religius, kesantunan, pembiasaan, madrasah ibtidaiyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan budaya sekolah dalam membentuk karakter religius dan kesantunan peserta didik di MIN 16 Magetan dan MI Al-Fattah Temboro. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program yang terintegrasi dalam budaya madrasah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan karakter dilaksanakan secara sistematis melalui pembiasaan ibadah berjamaah, internalisasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, penerapan budaya Senyum, Sapa, Salam (S3), penggunaan bahasa santun, serta penguatan kegiatan keagamaan dan sosial seperti Jumat Sedekah. Keteladanan pendidik berperan sentral sebagai model perilaku religius dan santun, diperkuat dengan sistem pengawasan, pendampingan, serta pemberian penguatan positif secara proporsional. Sinergi antara madrasah dan orang tua menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi, meskipun terdapat kendala yang bersumber dari latar belakang keluarga dan lingkungan pergaulan peserta didik. Secara keseluruhan, penguatan budaya sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial yang teraktualisasi dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara berkelanjutan.

References

Aang Kunaepi. (2011). Membangun Pendidikan Tanpa Kekerasan Melalui Internalisasi PAI dan Budaya Religius. El-Tarbawi, No 1. Vol. IV, 5–7.

Asmaun, A. (2010). Mewujudkan budaya religius di sekolah: Upaya mengembangkan PAI dari teori ke aksi. UIN-Maliki Press.

Asmaun, S. (2010). Mewujudkan budaya religius di sekolah: Upaya mengembangkan PAI dari teori ke aksi. Malang: UIN Maliki Press.

Baharun, H. (2017). Pengembangan Kurikulum: Teori dan Praktik. Pustaka Nurja.

Baharun, H. (2017). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Yogyakarta: Pustaka Nurja.

Deal, T. E., & Peterson, K. D. (2009). Shaping school culture. San Francisco: Jossey-Bass.

Fitri, N. N., Siregar, R., & Fitri, O. (2017). Nilai-nilai budaya sekolah dalam pembinaan aktivitas keagamaan siswa. Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak, 1(1).

Fitri, N.-N., Siregar, R., Fitri, O.?:, Fakultas, D., Dan, T., & Keguruan, I. (2017). Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017 “Nilai-Nilai Budaya Sekolah dalam Pembinaan Aktivitas Keagamaan Siswa SD IT Bunayya Padangsidimpuan.”

Gunawan, H. (2012). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi. Bandung: Alfabeta.

Kurniawan, S. (2016). Pendidikan karakter dalam Islam: Konsep dan implementasinya. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2).

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Malinda S, S. (2015). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KULTUR SEKOLAH DI SMP N 14 YOGYAKARTA. Jurnal Pendidikan Karakter, Vol 5, Nomor 2.

Malinda, S. (2015). Implementasi pendidikan karakter melalui kultur sekolah di SMP Negeri 14 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2).

Muhaimin. (2012). Paradigma pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sahlan, A. (2010). Mewujudkan budaya religius di sekolah: Upaya mengembangkan PAI dari teori ke aksi. Malang: UIN Maliki Press.

Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suyanto. (2010). Urgensi pendidikan karakter dalam pembangunan bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–10.

Tanzeh, A. (2009). Pengantar Metode Penelitian. Teras.

Tanzeh, A. (2009). Pengantar metode penelitian. Yogyakarta: Teras.

Zamroni. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. Yogyakarta: UNY Press.

Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Jakarta: Kencana.

Published

2025-12-11

Issue

Section

Articles